
Saking inginnya melihat Naga Bonar yang katanya jadi dua itu di bioskop, dan karena sesuatu hal belumlah sampai terpenuhi keinginannya, dan karena nafsu melihat berderet-deret keping DVD dan VCD bajakan yang mengumbar gambar-gambar film negeri, maka dibelilah oleh adik sebuah film bercover Tora dan Deddy Mizwar.
Sesampai dirumah, sang adik ingin sesegera mungkin menontonnya. Saya yang ingin membantunya menjadi agak sanksi melihat keping VCD buram dan bergores yang berlabel Naga Bonar jadi 2.
Ternyata dan ternyata… bukanlah film yang telah ditonton Wapres dan para Menteri dan juga mungkin ribuan orang itu yang tersajikan… melainkan Ustad Jefri yang sedang berdendang. Halah…. Apa kata dulmanan*?!?!
Secara tak jauh tempat membelinya, spontan saya antarkan adik untuk mengembalikannya. Saya minta sama yang jual untuk mencoba mengetes keping-keping yang lainnya. Si abang berdalih bahwa hampir semuanya sama. Okelah yang Naga Bonar. Coba yang Suster Ngesot… dengan mimik yang terlihat mulai agak takut, si abang coba mengetesnya, dan lagi-lagi Album GIGI yang terputar… Saya makin yakin bahwa semua VCD/DVD film-film lokal itu semua ngawur!! Mimik penuh emosi diwajah ini mungkin makin terbaca dan si abang-pun makin terlihat ciut…
Sudah bajakan, memalsu pula…. Apa kata Dulmanan*?!
Untung saja tak tertumpahkan emosi diri ini…
* mantan guru bahasaku yang terkadang idealis, apa kabarnya pak?
No Comments Yet
Belum ada komentar.
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar


